Pengenalan Pemakaian RPM
September 12, 2006
Artikel ini dapat juga dibaca di http://www.tedi-h.com/papers/rpm-intro/tutorial-rpm.html
Pendahuluan
RPM adalah RedHat Package Manager, sebuah paket program yang dikembangkan dengan maksud mempermudah proses manajemen paket program di sistem operasi Linux, misalnya menginstalasi paket, menguninstalasi, melihat informasi paket, dan sebagainya.
RPM dikembangkan oleh para insinyur RedHat namun saat ini RPM telah banyak dipakai oleh distribusi-distribusi Linux, tidak hanya terbatas pada RedHat, SuSE, Mandrake, Trustix Merdeka adalah beberapa contoh di antaranya. Mungkin dapat dikatakan bahwa RPM adalah standar defacto untuk pemaketan aplikasi.
Penggunaan RPM
Berikut ini akan diuraikan secara singkat beberapa pemanfaatan RPM yang umum dijumpai.
1. Instalasi Paket binary (.rpm)
Untuk menginstalasi paket dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
$ rpm -ivh
Berikut ini adalah contoh penggunaannya:
$ rpm -ivh nano-0.9.25-1.i386.rpm
2. Instalasi Paket source (.srpm)
Untuk menginstalasi paket srpm, pertama-tama anda harus menginstalnya dengan cara yang sama dengan menginstalasi paket binary
$ rpm -ivh
contoh :
$ rpm -ivh man-pages-id-0.1.1tm.src.rpm
kemudian anda berpindah direktori ke direktori /usr/src/redhat/SPECS
$ cd /usr/src/redhat/SPECS
lalu berikan perintah berikut:
$ rpm -bb nama_paket.spec --clean
contoh :
$ rpm -bb man-pages-id.spec
Tunggu beberapa saat, karena paket tersebut sedang di-build.
Di direktori
/usr/src/redhat/noarch
akan terdapat file “nama_paket.rpm”. Anda selanjutnya dapat menginstalasi paket tersebut dengan cara sebagaimana tersebut di atas.
Catatan : biasanya paket yang telah anda build akan berada di direktori /usr/src/redhat/RPMS/i386. Paket di atas karena merupakan paket manual maka tidak ditentukan arsitektur mesinnya (i386 atau yang lainnya).
3. Uninstalasi Paket
Untuk menguninstalasi paket dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:
$ rpm -e
contoh
$ rpm -e nano
4. Upgrade Paket
Upgrade paket dilakukan jika anda telah memiliki versi terdahulunya dari suatu paket. Misalnya saya telah memiliki paket gnupg-1.0.0.i386.rpm terinstalasi di komputer saya, sekarang saya ingin memperbaharuinya dengan versi yang lebih baru karena adanya bugs di versi terdahulu, hal ini dapat dilakukan dengan cara:
$ rpm -Uvh
5. Melihat Seluruh Paket rpm yang terinstalasi
Untuk melihat seluruh paket rpm yang terinstalasi di komputer kita dapat dilakukan dengan memberikan perintah query ke RPM sebagai berikut:
$ rpm -qa
di layar akan tampil nama-nama paket program yang terinstalasi dengan cepat, mungkin lebih baik jika hasilnya dimasukkan ke dalam file:
$ rpm -qa > aplikasiku
untuk melihat aplikasi-aplikasi yang terinstalasi, dapat dibaca pada file aplikasiku.
Coba jalankan perintah berikut:
$ rpm -qa | wc -l
Hasilnya adalah jumlah aplikasi program yang terinstalasi di komputer anda.
6. Melihat Informasi Paket Yang Terinstalasi
Jika anda ingin mengetahui informasi mengenai deskripsi suatu paket, siapa yang memaketkannya, dan berbagai informasi lain, dapat dilakukan dengan cara berikut:
$ rpm -qi
perhatikan bahwa tidak perlu diberi akhiran rpm. Setelah itu akan tampil di layar informasi yang anda minta.
Selain itu anda juga dapat mengetahui file-file apa saja yang disertakan pada suatu paket dengan cara memberikan perintah berikut:
$ rpm -qil
7. Melihat Informasi Paket yang Belum Terinstalasi
Ada kalanya anda ingin mengetahui informasi mengenai suatu paket, namun paket tersebut tidak ingin anda instal dulu, apakah hal ini bisa dilakukan dengan RPM?
Jawabnya adalah “Ya”. Caranya adalah tambahkan option “p” sebagai berikut:
$ rpm -qipl
Referensi
* Manual RPM online bisa dilihat dengan perintah “man rpm”
* Ed Bailey, Maximum RPM, (www.rpm.org)
source : http://www.konsultanlinux.com/article.php?story=20030918174439528
Directory Linux
September 10, 2006
Mungkin kita sudah mengenal linux tapi belom mengetahui fungsi masing-masing directory nya disini saya akan berbagi sedikit ilmu yang saya punya. Dan saya mohon maaf kalo ada kesalahan dalam penulisan atau mengenai fungsi masing-masing direktori linux.
Direktori root Linux memiliki beberapa direktori yang merupakan standar direktori pada banyak distro Linux. Direktori-direktori tersebut antara lain:
bin
Berisi file-file binary standar yang dapat digunakan oleh seluruh user baik user biasa maupun super user
boot
Berisi file-file yang digunakan untuk booting Linux termasuk kernel image
dev
Berisi file system khusus yang merupakan refleksi device hardware yang dikenali dan digunakan sistem
etc
Berisi file-file konfigurasi sistem, biasanya hanya boleh diakses oleh super user
home
Berisi direktori-direktori yang merupakan direktori home untuk user biasa dan aplikasi tertentu
lib
Berisi file-file library yang digunakan untuk mendukung kerja kernel Linux
mnt
Direktori khusus yang disediakan untuk mounting (mengaitkan) device disk storage ke sistem dalam bentuk direktori
proc
Berisi file system khusus yang menunjukkan data-data kernel setiap saat
root
Direktori home untuk user root (user khusus dengan priviledges hampir tak terbatas)
sbin
Sama seperti direktori bin, tetapi hanya root yang dapat menggunakan binary-binary tersebut
tmp
Berisi file-file sementara yang dibutuhkan sebuah aplikasi yang sedang berjalan
usr
Berisi library, binary, dokumentasi dan file lainnya hasil instalasi user.
var
Berisi file-file log, mailbox dan data-data aplikasi.
contact person madi@hackermail.com
by : madi
sumber : http://www.konsultanlinux.com/article.php?story=20031019210939419