<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>newbienya newbie linux</title>
	<atom:link href="http://youngtux.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://youngtux.wordpress.com</link>
	<description>selalu ada hasil dari tiap usaha</description>
	<lastBuildDate>Tue, 12 Sep 2006 03:43:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='youngtux.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>newbienya newbie linux</title>
		<link>http://youngtux.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://youngtux.wordpress.com/osd.xml" title="newbienya newbie linux" />
	<atom:link rel='hub' href='http://youngtux.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Pengenalan Pemakaian RPM</title>
		<link>http://youngtux.wordpress.com/2006/09/12/pengenalan-pemakaian-rpm/</link>
		<comments>http://youngtux.wordpress.com/2006/09/12/pengenalan-pemakaian-rpm/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Sep 2006 03:41:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irpan</dc:creator>
				<category><![CDATA[pengantar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://youngtux.wordpress.com/2006/09/12/pengenalan-pemakaian-rpm/</guid>
		<description><![CDATA[Artikel ini dapat juga dibaca di http://www.tedi-h.com/papers/rpm-intro/tutorial-rpm.html Pendahuluan RPM adalah RedHat Package Manager, sebuah paket program yang dikembangkan dengan maksud mempermudah proses manajemen paket program di sistem operasi Linux, misalnya menginstalasi paket, menguninstalasi, melihat informasi paket, dan sebagainya. RPM dikembangkan oleh para insinyur RedHat namun saat ini RPM telah banyak dipakai oleh distribusi-distribusi Linux, tidak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=youngtux.wordpress.com&amp;blog=400311&amp;post=18&amp;subd=youngtux&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Artikel ini dapat juga dibaca di <a href="http://www.tedi-h.com/papers/rpm-intro/tutorial-rpm.html">http://www.tedi-h.com/papers/rpm-intro/tutorial-rpm.html</a></p>
<p><strong>Pendahuluan</strong><br />
RPM adalah RedHat Package Manager, sebuah paket program yang dikembangkan dengan maksud mempermudah proses manajemen paket program di sistem operasi Linux, misalnya menginstalasi paket, menguninstalasi, melihat informasi paket, dan sebagainya.</p>
<p>RPM dikembangkan oleh para insinyur RedHat namun saat ini RPM telah banyak dipakai oleh distribusi-distribusi Linux, tidak hanya terbatas pada RedHat, SuSE, Mandrake, Trustix Merdeka adalah beberapa contoh di antaranya. Mungkin dapat dikatakan bahwa RPM adalah standar defacto untuk pemaketan aplikasi.</p>
<p><strong>Penggunaan RPM</strong><br />
Berikut ini akan diuraikan secara singkat beberapa pemanfaatan RPM yang umum dijumpai.</p>
<p>1. Instalasi Paket binary (.rpm)<br />
Untuk menginstalasi paket dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :</p>
<pre>$ rpm -ivh</pre>
<p>Berikut ini adalah contoh penggunaannya:</p>
<pre>$ rpm -ivh nano-0.9.25-1.i386.rpm</pre>
<p>2. Instalasi Paket source (.srpm)<br />
Untuk menginstalasi paket srpm, pertama-tama anda harus menginstalnya dengan cara yang sama dengan menginstalasi paket binary</p>
<pre>$ rpm -ivh</pre>
<p>contoh :</p>
<pre>$ rpm -ivh man-pages-id-0.1.1tm.src.rpm</pre>
<p>kemudian anda berpindah direktori ke direktori /usr/src/redhat/SPECS</p>
<pre>$ cd /usr/src/redhat/SPECS</pre>
<p>lalu berikan perintah berikut:</p>
<pre>$ rpm -bb nama_paket.spec --clean</pre>
<p>contoh :</p>
<pre>$ rpm -bb man-pages-id.spec</pre>
<p>Tunggu beberapa saat, karena paket tersebut sedang di-build.</p>
<p>Di direktori</p>
<pre>/usr/src/redhat/noarch</pre>
<p>akan terdapat file &#8220;nama_paket.rpm&#8221;. Anda selanjutnya dapat menginstalasi paket tersebut dengan cara sebagaimana tersebut di atas.</p>
<p>Catatan : biasanya paket yang telah anda build akan berada di direktori /usr/src/redhat/RPMS/i386. Paket di atas karena merupakan paket manual maka tidak ditentukan arsitektur mesinnya (i386 atau yang lainnya).</p>
<p>3. Uninstalasi Paket<br />
Untuk menguninstalasi paket dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:</p>
<pre>$ rpm -e</pre>
<p>contoh</p>
<pre>$ rpm -e nano</pre>
<p>4. Upgrade Paket<br />
Upgrade paket dilakukan jika anda telah memiliki versi terdahulunya dari suatu paket. Misalnya saya telah memiliki paket gnupg-1.0.0.i386.rpm terinstalasi di komputer saya, sekarang saya ingin memperbaharuinya dengan versi yang lebih baru karena adanya bugs di versi terdahulu, hal ini dapat dilakukan dengan cara:</p>
<pre>$ rpm -Uvh</pre>
<p>5. Melihat Seluruh Paket rpm yang terinstalasi<br />
Untuk melihat seluruh paket rpm yang terinstalasi di komputer kita dapat dilakukan dengan memberikan perintah query ke RPM sebagai berikut:</p>
<pre>$ rpm -qa</pre>
<p>di layar akan tampil nama-nama paket program yang terinstalasi dengan cepat, mungkin lebih baik jika hasilnya dimasukkan ke dalam file:</p>
<pre>$ rpm -qa &gt; aplikasiku</pre>
<p>untuk melihat aplikasi-aplikasi yang terinstalasi, dapat dibaca pada file aplikasiku.</p>
<p>Coba jalankan perintah berikut:</p>
<pre>$ rpm -qa | wc -l</pre>
<p>Hasilnya adalah jumlah aplikasi program yang terinstalasi di komputer anda.</p>
<p>6. Melihat Informasi Paket Yang Terinstalasi<br />
Jika anda ingin mengetahui informasi mengenai deskripsi suatu paket, siapa yang memaketkannya, dan berbagai informasi lain, dapat dilakukan dengan cara berikut:</p>
<pre>$ rpm -qi</pre>
<p>perhatikan bahwa  tidak perlu diberi akhiran rpm. Setelah itu akan tampil di layar informasi yang anda minta.</p>
<p>Selain itu anda juga dapat mengetahui file-file apa saja yang disertakan pada suatu paket dengan cara memberikan perintah berikut:</p>
<pre>$ rpm -qil</pre>
<p>7. Melihat Informasi Paket yang Belum Terinstalasi<br />
Ada kalanya anda ingin mengetahui informasi mengenai suatu paket, namun paket tersebut tidak ingin anda instal dulu, apakah hal ini bisa dilakukan dengan RPM?</p>
<p>Jawabnya adalah &#8220;Ya&#8221;. Caranya adalah tambahkan option &#8220;p&#8221; sebagai berikut:</p>
<pre>$ rpm -qipl</pre>
<p>Referensi<br />
* Manual RPM online bisa dilihat dengan perintah &#8220;man rpm&#8221;<br />
* Ed Bailey, Maximum RPM, (www.rpm.org)</p>
<p>source : <a href="http://www.konsultanlinux.com/article.php?story=20030918174439528">http://www.konsultanlinux.com/article.php?story=20030918174439528</a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/youngtux.wordpress.com/18/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/youngtux.wordpress.com/18/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/youngtux.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/youngtux.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/youngtux.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/youngtux.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/youngtux.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/youngtux.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/youngtux.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/youngtux.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/youngtux.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/youngtux.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/youngtux.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/youngtux.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/youngtux.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/youngtux.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=youngtux.wordpress.com&amp;blog=400311&amp;post=18&amp;subd=youngtux&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://youngtux.wordpress.com/2006/09/12/pengenalan-pemakaian-rpm/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/95fdae931b147540591daf16a26fedf0?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">irpan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menggunakan RPM</title>
		<link>http://youngtux.wordpress.com/2006/09/12/menggunakan-rpm/</link>
		<comments>http://youngtux.wordpress.com/2006/09/12/menggunakan-rpm/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Sep 2006 03:37:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irpan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tutorials]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://youngtux.wordpress.com/2006/09/12/menggunakan-rpm/</guid>
		<description><![CDATA[RPM adalah singkatan dari Red Hat Package Manager, sebuah software yang digunakan dalam distribusi Red Hat dan distribusi lain yang merupakan turunan dari Red Hat untuk mengatur paket-paket program yang diinstal. RPM memudahkan dalam menginstal, menghapus maupun mengupgrade paket-paket yang ada dalam sebuah sistem. Sebuah program yang dijalankan dalam sistem Linux seringkali terdiri dari ratusan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=youngtux.wordpress.com&amp;blog=400311&amp;post=17&amp;subd=youngtux&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="storycontent">RPM adalah singkatan dari Red Hat Package Manager, sebuah software yang digunakan dalam distribusi Red Hat dan distribusi lain yang merupakan turunan dari Red Hat untuk mengatur paket-paket program yang diinstal. RPM memudahkan dalam menginstal, menghapus maupun mengupgrade paket-paket yang ada dalam sebuah sistem.</p>
<p>Sebuah program yang dijalankan dalam sistem Linux seringkali terdiri dari ratusan file yang harus ditempatkan pada lokasi tertentu, dengan RPM, pekerjaan instalasi, upgrade dan menghapus program tersebut akan menjadi jauh lebih mudah. File-file program, dokumentasi, keterangan mengenai program, dimana file-file program itu nantinya akan diletakkan pada waktu instalasi, berapa ruang hard disk yang diperlukan, paket-paket RPM lain yang dibutuhkan supaya paket tersebut dapat berjalan dan seterusnya dijadikan satu dalam sebuah paket RPM. Ketika sebuah paket RPM diinstal, secara otomatis RPM akan memeriksa apakah sistem tersebut sudah memenuhi syarat untuk program yang akan diinstal dapat berjalan dengan baik, kemudian menjalankan script sebelum dan sesudah program diinstal supaya program tersebut dapat berjalan.</p>
<p>RPM juga memiliki sebuah database yang berisi catatan mengenai file-file dan paket-paket yang sudah terinstal dalam sistem sehingga dapat dengan mudah diketahui paket mana yang sudah terinstal, sebuah file termasuk dalam paket yang mana dan seterusnya. Hal-hal tersebut sangat memudahkan user dalam mengatur program-program dalam sebuah sistem. Penamaan paket RPM memiliki standar tersendiri sebagai berikut:</p>
<p>(nama)-(versi)-(build).(platform).rpm</p>
<p>misalnya:</p>
<p>ymessenger-0.99-11.i386.rpm</p>
<p>dimana 0.99 adalah versi dari paket tersebut dan 11 adalah versi build nya, i386 berarti paket tersebut adalah versi untuk mesin intel 386 keatas.</p>
<p><strong>Menggunakan RPM</strong><br />
RPM dapat diakses dengan menggunakan baris perintah ataupun dengan menggunakan interface grafik dengan program tambahan seperti kpackage, gnorpm, glint.</p>
<p>Keuntungan menggunakan baris perintah adalah tidak terikat pada desktop environment yang ada, dapat digunakan pada komputer yang tidak memiliki Xwindows dan dapat menggunakan wildcard untuk menginstal beberapa paket sekaligus. Untuk melakukan instalasi biasanya harus digunakan user root.</p>
<p>Pada bagian berikut hanya akan diterangkan penggunaan RPM dengan menggunakan baris perintah.</p>
<p><strong>Menginstal Paket</strong><br />
Untuk menginstal paket baru digunakan perintah RPM sebagai berikut:</p>
<p># rpm i namapaket.rpm</p>
<p>yang harus diperhatikan pada waktu menggunakan perintah diatas, nama file harus diketik dengan lengkap, perhatikan contoh berikut:</p>
<p># rpm i ymessenger-0.99-11.i386.rpm</p>
<p>dengan menggunakan perintah diatas, paket akan diinstal tanpa mengeluarkan output apa-apa, untuk melihat paket apa saja yang diinstal, tambahkan parameter v (verbose) sehingga perintahnya akan menjadi seperti berikut:</p>
<p># rpm iv ymessenger-0.99-11.i386.rpm</p>
<p>perintah diatas hanya akan menampilkan paket-paket yang diinstal, untuk dapat melihat proses instalasinya, tambahkan parameter h (hash), perintahnya akan menjadi sebagai berikut:</p>
<p># rpm ivh ymessenger-0.99-11.i386.rpm</p>
<p>biasanya perintah terakhir diatas yang paling umum digunakan untuk melakukan instalasi. Untuk dapat melihat secara mendetail, file apa saja yang diinstal dalam sistem, gunakan perintah:</p>
<p># rpm ivv ymessenger-0.99-11.i386.rpm</p>
<p>Instalasi paket RPM juga dapat dilakukan melalui network. RPM memiliki program FTP dan klien Web yang dapat digunakan untuk mengambil paket RPM di internet atau intranet. Jika sistem yang digunakan terhubung dalam sebuah jaringan internet atau intranet, dapat digunakan perintah berikut:</p>
<p># rpm ivh ftp://ftp.redhat.com/path/namapaket.rpm<br />
# rpm ivh http://di.intranet.com/path/namapaket.rpm</p>
<p><strong>Memeriksa Paket Terinstal</strong><br />
RPM juga dapat digunakan untuk memeriksa paket yang sudah terinstal, hal ini digunakan untuk memeriksa apakah ada file yang berubah atau hilang karena adanya kesalahan sistem atau kerusakan harddisk, dapat pula digunakan untuk melacak adanya pengguna sistem yang tidak diinginkan yang mengacak-acak sistem. Untuk melakukannya, gunakan perintah:</p>
<p># rpm V namapaket.rpm</p>
<p>parameter V diatas ditulis dengan menggunakan huruf besar, contoh:</p>
<p># rpm V ymessenger-0.99-11.i386.rpm</p>
<p>atau untuk memeriksa semua paket RPM yang terinstal dalam sistem cukup gunakan perintah:</p>
<p># rpm Va</p>
<p>perintah ini akan memeriksa dan mencocokkan MD5 sum, ukuran file, symbolic link, waktu modifikasi terakhir, device, user, grup dan hak akses.</p>
<p>Kadang perbedaan memang ada, seperti misalnya ketika kita mengedit sebuah file konfigurasi, tentunya akan ada perubahan ukuran dan waktu modifikasi jika diperiksa dengan menggunakan perintah diatas.</p>
<p>Tetapi biasanya file binary tidak berubah, jadi harus diwaspadai ketika ada perubahan pada file /bin/login, kemungkinan sistem tersebut sudah pernah dimasuki oleh orang-orang yang tidak diinginkan.</p>
<p><strong>Mengupgrade Paket</strong><br />
Untuk melakukan upgrade versi baru pada paket yang sudah terinstal, digunakan perintah:</p>
<p># rpm Uvh namapaket.rpm</p>
<p>perlu diperhatikan bahwa parameter U harus ditulis dengan huruf besar, contohnya sebagai berikut:</p>
<p># rpm Uvh ymessenger-0.99-11.i386.rpm</p>
<p>perintah diatas tetap akan menginstal paket walaupun sebelumnya paket tersebut tidak ada. Untuk mengupgrade hanya paket yang sudah ada di dalam sistem, gunakan perintah berikut:</p>
<p># rpm Fvh ymessenger-0.99-11.i386.rpm</p>
<p><strong>Mendowngrade Paket</strong><br />
Ada kalanya paket RPM yang baru tidak berjalan dengan baik karena masih memiliki bug ataupun hal lainnya sehingga harus dikembalikan ke versi lamanya, untuk memasang versi lama tersebut ke dalam sistem digunakan perintah berikut:</p>
<p># rpm Uvh -oldpackage namapaket.rpm</p>
<p>contohnya adalah sebagai berikut:</p>
<p># rpm Uvh -oldpackage ymessenger-0.99-11.i386.rpm</p>
<p><strong>Menghapus Paket</strong><br />
Kadang ada paket yang sudah tidak digunakan dan akan dihapus dari sistem, untuk itu gunakan perintah:</p>
<p># rpm e namapaket</p>
<p>misalnya:</p>
<p># rpm e ymessenger</p>
<p>kadang ada paket lain yang membutuhkan file dari paket yang akan dihapus, jika ini terjadi, maka perintah diatas akan mencetak pesan kesalahan, untuk memaksa supaya paket tersebut tetap dihapus, gunakan parameter &#8211;nodeps, sehingga perintahnya menjadi seperti berikut:</p>
<p># rpm e &#8211;nodeps ymessenger</p>
<p><strong>Melihat Paket Terinstal</strong><br />
Untuk melihat paket apa saja yang sudah ada di dalam sistem digunakan perintah:</p>
<p># rpm -qa</p>
<p>ketika perintah tersebut dijalankan, maka akan dicetak seluruh paket RPM yang terinstal di dalam sistem, untuk menampilkan hanya paket tertentu saja, perintah ini dapat digabungkan dengan perintah grep, misalnya untuk mencari paket yang mengandung kata ftp, perintahnya:</p>
<p># rpm qa | grep ftp</p>
<p>karakter pipe (|) digunakan untuk memasukkan hasil dari perintah di sebelah kiri sebagai inputan untuk perintah di sebelah kanannya.</p>
<p><strong>Melihat Daftar File dalam suatu Paket</strong><br />
Untuk melihat daftar file yang ada dalam sebuah paket RPM, gunakan perintah berikut:</p>
<p># rpm ql namafile.rpm</p>
<p>contohnya:</p>
<p># rpm ql ymessenger-0.99-11.i386.rpm</p>
<p>perintah diatas akan menampilkan daftar file yang ada dalam sebuah paket RPM.</p>
<p><strong>Melihat Deskripsi Paket Terinstal</strong><br />
Untuk melihat deskripsi paket yang sudah terinstal dalam sistem, gunakan perintah:</p>
<p># rpm qi namapaket.rpm</p>
<p>contohnya:</p>
<p># rpm qi ymessenger-0.99-11.i386.rpm</p>
<p><strong>Melihat Asal Paket dari suatu File</strong><br />
Untuk melihat asal paket dari sebuah file yang sudah terinstal di dalam sebuah sistem, gunakan perintah:</p>
<p># rpm q &#8211;whatprovides /path/ke/file/namafile</p>
<p>contohnya:</p>
<p># rpm q &#8211;whatprovides /opt/ymessenger/bin/ymessenger</p>
<p><strong>Melihat Kebutuhan sebuah Paket</strong><br />
Untuk melihat sebuah paket RPM membutuhkan paket RPM apa saja untuk dapat berjalan, gunakan perintah:</p>
<p># rpm qR namapaket.rpm</p>
<p>atau untuk paket yang belum terinstal, gunakan perintah:</p>
<p># rpm qpR namapaket.rpm</p>
<p>contohnya:</p>
<p># rpm qR ymessenger-0.99-11.i386.rpm</p>
<p><strong>Masalah yang Sering Terjadi</strong><br />
Masalah yang sering terjadi dalam menggunakan RPM adalah ketergantungan suatu paket dengan paket yang lainnya, misalnya ketika menginstal paket A, ternyata paket A membutuhkan paket B, tetapi RPM akan memberitahu nama paket atau program yang diperlukan.</p>
<p>Catatlah nama paket atau program yang dibutuhkan tersebut, kemudian cari pada CD distribusinya, cari paket dengan nama yang mirip dengan nama paket atau program yang diperlukan tersebut. Ada kalanya paket yang diperlukan tersebut memerlukan paket lainnya lagi, sehingga proses ini mungkin akan menjadi panjang.</p>
<p>Cara lain yang dapat digunakan adalah dengan menggunakan situs RPMFind (http://www.rpmfind.net) atau RPMBone (http://rpm.pbone.net), ketikkan nama paket atau program yang diperlukan pada halaman utama situs tersebut, hasil pencarian akan menampilkan paket-paket yang berhubungan dengan paket yang dicari.</p>
<p>Situs tersebut juga dapat menampilkan informasi kebutuhan paket dari suatu paket RPM. Sesudah diketahui paket apa saja yang diperlukan, paket tersebut dapat di download pada situs tersebut atau dapat dicari pada CD distribusinya.</p>
<p>Kadang dapat terjadi juga paket-paket yang saling membutuhkan, misalnya syarat untuk paket A dapat diinstal adalah paket B, tetapi ketika paket B akan diinstal, dia membutuhkan paket A. hal ini dapat diatasi dengan menggunakan parameter &#8211;nodeps, contohnya:</p>
<p># rpm ivh &#8211;nodeps namapaket.rpm</p>
<p>Kadang juga dapat terjadi sebuah paket dengan versi yang sama atau lebih baru dilaporkan sudah terinstal, padahal paket tersebut belum terinstal, gunakan parameter force untuk memaksa instalasi paket tersebut:</p>
<p># rpm ivh &#8211;force namapaket.rpm</p>
<p>Hati-hati dalam menggunakan parameter &#8211;nodeps dan &#8211;force karena kadang hal tersebut akan menyebabkan program tidak berjalan dengan baik.</p>
<p>Kadang sebuah paket gagal diinstal karena library yang ada di dalam sistem memiliki versi yang lebih baru daripada library yang diperlukan oleh paket tersebut. Hal ini biasanya dapat diatasi dengan membuat sebuah link (shortcut) dari library yang ada dalam sistem tersebut dengan nama yang sama dengan library yang diperlukan oleh paket yang akan diinstal. Misalnya sebuah paket RPM memerlukan library yang bernama library.so.3, sedangkan library yang ada di dalam sistem adalah library.so.4 (versi yang lebih baru), untuk itu buat sebuah link dengan perintah sebagai berikut:</p>
<p># ln -s /usr/lib/library.so.3 /usr/lib/library.so.4</p>
<p>Perintah diatas akan membuat sebuah file yang bernama library.so.3 yang merupakan link ke file library.so.4.</p>
<p>Setelah itu coba instal sekali lagi paket RPM tersebut. Jika library yang ada di dalam sistem memiliki versi yang lebih lama, maka library tersebut sebaiknya di upgrade. Masalah lain lagi yang jarang terjadi adalah masalah versi RPM, pada distribusi Linux versi lama, RPM yang digunakan adalah RPM versi 3 sedangkan dalam distribusi Linux yang baru, digunakan RPM versi 4. Paket yang dibuat dengan menggunakan RPM versi 4 tidak dapat dibuka pada RPM versi 3. Jika hal ini terjadi, hal yang dapat dilakukan adalah mengupgrade RPM yang ada di dalam sistem tersebut dengan RPM versi 4.</p>
<p><strong>Menggunakan Midnight Commander</strong><br />
Midnight Commander atau sering disingkat dengan mc, adalah sebuah file manager yang berjalan di dalam Linux, paket ini sering terdapat pada distribusi-distribusi Linux yang ada. Jalankan program ini dengan mengetikkan perintah mc, setelah itu anda dapat membuka sebuah paket RPM seperti anda membuka sebuah direktori. Anda juga dapat mengkopi sebuah file dari sebuah paket RPM dengan menggunakan mc.</p>
<p><strong>Lebih Lanjut dengan RPM</strong><br />
Untuk mempelajari lebih lanjut tentang RPM, dapat digunakan bahan berikut:<br />
- Gunakan perintah rpm h untuk mempelajari dasar-dasar RPM.<br />
- http://www.rpm.org, disini dapat ditemukan buku Maximum RPM yang dapat di download dengan gratis.<br />
- Gunakan RPMFind (http://www.rpmfind.net) atau RPMBone (http://rpm.pbone.net) untuk mencari paket-paket RPM yang diperlukan dengan mudah.</p>
<p>source : <a href="http://www.konsultanlinux.com/article.php?story=20030805104558135">http://www.konsultanlinux.com/article.php?story=20030805104558135 </a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/youngtux.wordpress.com/17/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/youngtux.wordpress.com/17/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/youngtux.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/youngtux.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/youngtux.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/youngtux.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/youngtux.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/youngtux.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/youngtux.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/youngtux.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/youngtux.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/youngtux.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/youngtux.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/youngtux.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/youngtux.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/youngtux.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=youngtux.wordpress.com&amp;blog=400311&amp;post=17&amp;subd=youngtux&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://youngtux.wordpress.com/2006/09/12/menggunakan-rpm/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/95fdae931b147540591daf16a26fedf0?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">irpan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menginstal Aplikasi dalam Linux</title>
		<link>http://youngtux.wordpress.com/2006/09/12/menginstal-aplikasi-dalam-linux/</link>
		<comments>http://youngtux.wordpress.com/2006/09/12/menginstal-aplikasi-dalam-linux/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Sep 2006 03:36:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irpan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tutorials]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://youngtux.wordpress.com/2006/09/12/menginstal-aplikasi-dalam-linux/</guid>
		<description><![CDATA[Kadang program yang kita perlukan tidak terdapat dalam distro yang terpasang dalam komputer kita. Untuk itu kita harus melakukan instalasi supaya kita dapat menggunakan aplikasi tersebut. Janganlah takut terlebih dahulu, karena menginstal aplikasi di dalam Linux relatif mudah. Dalam tulisan kali ini penulis akan mencoba untuk menuliskannya secara langkah per langkah. Baca Dokumentasi Langkah pertama [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=youngtux.wordpress.com&amp;blog=400311&amp;post=15&amp;subd=youngtux&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="storycontent">Kadang program yang kita perlukan tidak terdapat dalam distro yang terpasang dalam komputer kita. Untuk itu kita harus melakukan instalasi supaya kita dapat menggunakan aplikasi tersebut. Janganlah takut terlebih dahulu, karena menginstal aplikasi di dalam Linux relatif mudah.</p>
<p>Dalam tulisan kali ini penulis akan mencoba untuk menuliskannya secara langkah per langkah.</p>
<p><strong>Baca Dokumentasi</strong><br />
Langkah pertama yang sebaiknya dilakukan adalah membaca dokumentasi dari aplikasi yang akan kita instal. Biasanya dokumentasi tersebut dapat dibaca pada homepage yang menyediakan aplikasi tersebut.</p>
<p><strong>Download Program</strong><br />
Setelah mendapat gambaran file apa yang perlu di download, versi yang sesuai dengan distro kita, dan lain-lain, maka program yang kita inginkan dapat di download.</p>
<p><strong>Instalasi Paket RPM</strong><br />
Jika aplikasi yang kita download dalam bentuk RPM, biasanya proses instalasi relatif lebih mudah untuk dilakukan. Untuk melakukan instalasi gunakan perintah:</p>
<p># rpm ivh namapaket.rpm</p>
<p>untuk keterangan lengkap mengenai penggunaan RPM, dapat dibaca pada artikel lain pada situ ini yang khusus membahas tentang RPM.</p>
<p><strong>Instalasi Paket non-RPM</strong><br />
Selain dalam bentuk RPM, kadang paket aplikasi tersebut juga berupa file terkompresi (*.tar.gz atau *.bz2), untuk itu sebelum melakukan instalasi, terlebih dahulu paket tersebut harus di dekompres. Untuk file berakhiran *.tar.gz, gunakan perintah:</p>
<p># tar xzvf namapaket.tar.gz</p>
<p>sedangkan file berakhiran *.tar.bz2 diekstrak menggunakan perintah:</p>
<p># tar xjvf namapaket.tar.bz2</p>
<p>Sebagian besar paket aplikasi tersebut menyertakan file README dan INSTALL yang berisi petunjuk mengenai aplikasi tersebut dan bagaimana cara instalasinya. Ada baiknya file tersebut dibaca. Secara umum, langkah instalasi dibagi menjadi tiga bagian, pertama script yang disertakan dalam paket aplikasi akan mendeteksi secara otomatis setting yang terdapat pada komputer. Untuk melakukan proses tersebut gunakan perintah:</p>
<p># ./configure</p>
<p>kesalahan biasa terjadi ketika ada fasilitas yang diperlukan oleh program belum tersedia pada komputer. Setelah proses ini selesai, langkah kedua adalah proses kompilasi, untuk menjalankannya, perintahnya:</p>
<p># make</p>
<p>langkah terakhir adalah melakukan instalasi dari program yang sudah di kompile tersebut, perintahnya:</p>
<p># make install</p>
<p>setelah langkah diatas selesai, program telah dapat digunakan. Akhir kata penulis mengucapkan selamat mencoba.</p>
<p>source : <a href="http://www.konsultanlinux.com/article.php?story=20030826180523250">http://www.konsultanlinux.com/article.php?story=20030826180523250</a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/youngtux.wordpress.com/15/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/youngtux.wordpress.com/15/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/youngtux.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/youngtux.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/youngtux.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/youngtux.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/youngtux.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/youngtux.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/youngtux.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/youngtux.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/youngtux.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/youngtux.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/youngtux.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/youngtux.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/youngtux.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/youngtux.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=youngtux.wordpress.com&amp;blog=400311&amp;post=15&amp;subd=youngtux&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://youngtux.wordpress.com/2006/09/12/menginstal-aplikasi-dalam-linux/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/95fdae931b147540591daf16a26fedf0?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">irpan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menganalisa Jaringan Menggunakan Ping dan Traceroute</title>
		<link>http://youngtux.wordpress.com/2006/09/12/menganalisa-jaringan-menggunakan-ping-dan-traceroute/</link>
		<comments>http://youngtux.wordpress.com/2006/09/12/menganalisa-jaringan-menggunakan-ping-dan-traceroute/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Sep 2006 03:35:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irpan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips and Tricks]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://youngtux.wordpress.com/2006/09/12/menganalisa-jaringan-menggunakan-ping-dan-traceroute/</guid>
		<description><![CDATA[Kadang-kadang alamat web yang sering kita kunjungi tidak dapat diakses secepat biasanya, di internet hal ini dapat terjadi karena beberapa sebab, yang paling sering adalah karena jalur internet yang kita lalui memang sedang melambat atau penuh atau server dari alamat web tersebut sedang diakses oleh banyak orang sehingga membutuhkan waktu bagi server tersebut untuk memproses [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=youngtux.wordpress.com&amp;blog=400311&amp;post=14&amp;subd=youngtux&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kadang-kadang alamat web yang sering kita kunjungi tidak dapat diakses secepat biasanya, di internet hal ini dapat terjadi karena beberapa sebab, yang paling sering adalah karena jalur internet yang kita lalui memang sedang melambat atau penuh atau server dari alamat web tersebut sedang diakses oleh banyak orang sehingga membutuhkan waktu bagi server tersebut untuk memproses permintaan kita.</p>
<p>Memang sulit untuk mendeteksi permasalahan yang ada pada server remote (server yang terletak di tempat lain), tetapi ada beberapa software yang dapat membantu kita untuk mendeteksi kondisi jaringan yang kita lalui.</p>
<p>Dua software yang paling sering penulis pakai untuk mendeteksi jaringan adalah ping dan traceroute. Utility tersebut pada mulanya diciptakan untuk sistem operasi Unix, tetapi sekarang juga diterapkan pada DOS dan Windows, bernama ping dan tracert. Juga ada versi dari program ini yang berjalan pada Macintosh. Untuk artikel ini, penulis mengasumsikan pembaca menggunakan Unix atau Linux, tetapi cara yang sama dapat diterapkan pada DOS dan Windows.</p>
<p>Penulis akan memulai dengan ping. Ping bekerja dengan mengirimkan sebuah paket data yang disebut dengan Internet Control Message Protocol (ICMP) Echo Request. Paket ICMP ini biasanya digunakan untuk mengirimkan informasi tentang kondisi jaringan antara dua host (komputer). Informasi yang dikirim kurang lebih adalah jangan lakukan itu, kirimkan paket yang lebih kecil, data yang anda cari tidak ada, jangan kesini, anda harusnya kesana. Jika sebuah host menerima Echo Request ini, dia harus merespon dengan mengirimkan Echo Reply, dengan menempatkan Echo Request ke bagian data pada Echo Reply.</p>
<p>Penggunaan ping cukup sederhana, kita tinggal mengetikkan : ping namahost, dimana namahost adalah nama atau nomor IP dari host yang kita tuju. Banyak sekali versi dari ping, tetapi jika anda menggunakan ping milik Linux, maka outputnya akan menjadi seperti berikut :</p>
<p>$ ping www.silvia.com<br />
PING silvia.com (198.168.0.2): 56 data bytes<br />
64 bytes from 198.168.0.2: icmp_seq=0 ttl=253 time=0.398 ms<br />
64 bytes from 198.168.0.2: icmp_seq=1 ttl=253 time=0.552 ms<br />
64 bytes from 198.168.0.2: icmp_seq=2 ttl=253 time=0.554 ms<br />
64 bytes from 198.168.0.2: icmp_seq=3 ttl=253 time=0.553 ms<br />
64 bytes from 198.168.0.2: icmp_seq=4 ttl=253 time=0.554 ms<br />
64 bytes from 198.168.0.2: icmp_seq=5 ttl=253 time=0.551 ms<br />
64 bytes from 198.168.0.2: icmp_seq=6 ttl=253 time=0.552 ms<br />
64 bytes from 198.168.0.2: icmp_seq=7 ttl=253 time=0.554 ms<br />
64 bytes from 198.168.0.2: icmp_seq=8 ttl=253 time=0.554 ms<br />
64 bytes from 198.168.0.2: icmp_seq=9 ttl=253 time=0.553 ms<br />
^C<br />
&#8212;-localhost PING Statistics&#8212;-<br />
10 packets transmitted, 10 packets received, 0% packet loss<br />
round-trip min/avg/max = 0.398/0.537/0.554 ms   $</p>
<p>yang terjadi ketika kita melakukan ping ke www.silvia.com adalah kita mengirim satu paket ICMP Echo Request, setiap detik ke host tersebut. Ketika program ping kita memperoleh Echo Reply dari host yang kita tuju (www.silvia.com), dia akan mencetak respon tersebut ke layar yang menunjukkan ke kita beberapa informasi : yang pertama adalah nomor IP dari mana ping memperoleh Echo Reply, biasanya IP ini adalah IP dari host yang kita tuju (www.silvia.com), yang kedua adalah nomor urut (ICMP Sequence), yang dimulai dari 0 dan seterusnya, yang ketiga adalah Time To Live (TTL) dan yang terakhir adalah berapa mili detik waktu yang diperlukan untuk program ping mendapatkan balasan. Informasi-informasi tersebut akan penulis jelaskan satu persatu sebagai berikut.</p>
<p>Nomor urut yang didapat menandakan paket ping yang keberapa yang dibalas, jika nomor yang didapat tidak berurutan, berarti ada paket yang drop, dengan kata lain entah itu Echo Request atau Echo Reply hilang di tengah jalan. Jika jumlah paket yang hilang sedikit (kurang dari satu persen), hal ini masih normal. Tapi jika paket yang hilang banyak sekali, berarti ada masalah pada koneksi jaringan kita.</p>
<p>Informasi berikutnya adalah Time To Live, setiap paket data yang dikirimkan melalui jaringan memiliki informasi yang disebut TTL, biasanya TTL ini diisi dengan angka yang relatif tinggi, (paket ping memiliki TTL 255). Setiap kali paket tersebut melewati sebuah router maka angka TTL ini akan dikurangi dengan satu, jika TTL suatu paket akhirnya bernilai 0, paket tersebut akan di drop atau dibuang oleh router yang menerimanya. Menurut aturan RFC untuk IP, TTL harus bernilai 60 (dan untuk ping 255). Kegunaan utama dari TTL ini supaya paket-paket data yang dikirim tidak hidup selamanya di dalam jaringan. Kegunaan yang lain, dengan informasi ini kita dapat mengetahui kira-kira berapa router yang dilewati oleh paket tersebut, dalam hal ini 255 dikurangi dengan N, dimana N adalah TTL yang kita lihat pada Echo Reply.</p>
<p>Jika TTL yang kita dapatkan sewaktu kita melakukan ping berbeda-beda, ini menandakan bahwa paket-paket ping yang kita kirim berjalan melewati router yang berbeda-beda, hal ini menandakan koneksi yang tidak baik.</p>
<p>Informasi waktu yang diberikan oleh ping adalah waktu perjalanan pulang pergi ke remote host yang diperlukan oleh satu paket. Satuan yang dipakai adalah mili detik, semakin kecil angka yang dihasilkan, berarti semakin baik (baca : cepat) koneksinya. Waktu yang dibutuhkan suatu paket untuk sampai ke host tujuan disebut dengan latency. Jika waktu pulang pergi suatu paket hasil ping menunjukkan variasi yang besar (diatas 100), yang biasa disebut jitter, itu berarti koneksi kita ke host tersebut jelek. Tetapi jika selisih tersebut hanya terjadi pada sejumlah kecil paket, hal tersebut masih dapat ditoleransi.</p>
<p>Untuk menghentikan proses ping, tekan Ctrl+C, setelah itu ping akan mencetak informasi tentang berapa paket yang telah dikirimkan, berapa yang diterima, persentasi paket yang hilang dan angka maksimum, minimum serta rata-rata dari waktu yang dibutuhkan oleh paket tersebut untuk melakukan perjalanan pulang pergi.</p>
<p>Seperti yang anda lihat, ping berguna untuk melakukan tes konektivitas pada jaringan dan untuk memperkirakan kecepatan koneksi.</p>
<p>Berikutnya kita akan mempelajari traceroute (atau tracert di dalam windows) yang akan menunjukkan pada kita jalur router yang dilewati oleh paket yang kita kirimkan ke host tertentu. Untuk lebih memperjelas, berikut ini adalah contoh hasil traceroute ke www.berkeley.edu:</p>
<p>$ traceroute www.berkeley.edu<br />
traceroute to amber.Berkeley.EDU (128.32.25.12), 30 hops max, 40 byte packets<br />
1 203.130.216.2 (203.130.216.2) 137 ms 151 ms 151 ms<br />
2 203.130.216.1 (203.130.216.1) 151 ms 137 ms 138 ms<br />
3 192.168.8.49 (192.168.8.49) 137 ms   151 ms   151 ms<br />
4 S12-0-11.kbl.surabaya.telkom.net.id (202.134.3.45) 192 ms 151 ms 151 ms<br />
5 FE0-0-gw3.cibinong.telkom.net.id (202.134.3.134) 165 ms 151 ms 151 ms<br />
6 hssi-gw3.hk.telkom.net.id (202.134.3.1) 659 ms 659 ms 645 ms<br />
7 202.130.129.61 (202.130.129.61) 645 ms 687 ms 659 ms<br />
8 321.ATM5-0-0.XR1.HKG2.ALTER.NET (210.80.3.1) 645 ms 659 ms 645 ms<br />
9 POS1-0-0.TR1.HKG2.Alter.Net (210.80.48.21) 672 ms 646 ms 645 ms<br />
10 384.ATM4-0.IR1.LAX12.Alter.Net (210.80.50.189) 838 ms 796 ms 796 ms<br />
11 137.39.31.222 (137.39.31.222) 810 ms 852 ms 810 ms<br />
12 122.at-5-1-0.TR1.LAX9.ALTER.NET (152.63.10.237) 824 ms 810 ms 810 ms<br />
13 297.at-1-0-0.XR1.LAX9.ALTER.NET (152.63.112.237) 824 ms 838 ms 824 ms<br />
14 191.ATM6-0.BR1.LAX9.ALTER.NET (152.63.113.9) 837 ms 797 ms 810 ms<br />
15 acr1-loopback.Anaheim.cw.net (208.172.34.61) 810 ms 1071 ms 782 ms<br />
16 acr1-loopback.SanFranciscosfd.cw.net (206.24.210.61) 783 ms 810 ms 769 ms<br />
17 BERK-7507&#8211;BERK.POS.calren2.net (198.32.249.69) 810 ms 1126 ms 796 ms<br />
18 pos1-0.inr-000-eva.Berkeley.EDU (128.32.0.89) 796 ms 824 ms 796 ms<br />
19 pos5-0-0.inr-001-eva.Berkeley.EDU (128.32.0.66) 796 ms 783 ms 783 ms<br />
20 fast1-0-0.inr-007-eva.Berkeley.EDU (128.32.0.7) 810 ms 810 ms 797 ms<br />
21 f8-0.inr-100-eva.Berkeley.EDU (128.32.235.100) 797 ms 782 ms 769 ms<br />
22 amber.Berkeley.EDU (128.32.25.12) 796 ms 769 ms 810 ms</p>
<p>Traceroute akan menampilkan titik-titik perantara yang menjembatani anda dan titik tujuan anda, jembatan inilah yang biasa disebut dengan router, data yang anda kirimkan akan meloncat melewati jembatan-jembatan ini. Ada tiga buah waktu yang menunjukkan berapa waktu yang dibutuhkan oleh paket tersebut untuk berjalan dari komputer anda ke router.<br />
Untuk dapat memahami seluruh data yang dihasilkan oleh traceroute tersebut, kita harus memahami bagaimana cara traceroute bekerja. Traceroute menggunakan prinsip TTL dan paket ICMP yang sudah kita singgung diatas.</p>
<p>Traceroute mengirimkan sebuah paket ke port UDP yang tidak dipakai oleh servis lain pada komputer tujuan (defaultnya adalah port 33434). Untuk tiga paket pertama, traceroute mengirimkan paket yang memiliki TTL satu, maka sesampainya paket tersebut pada router pertama (menghasilkan loncatan yang pertama) TTL akan dikurangi dengan satu sehingga menjadi 0 kemudian paket tersebut akan di drop. Berikutnya router tersebut akan mengirimkan paket ICMP ke komputer kita yang berisi pemberitahuan bahwa TTL dari paket yang kita kirimkan sudah habis dan paket yang kita kirimkan di drop. Dari pesan ini, traceroute dapat menentukan nama router tempat data kita meloncat dan berapa waktu yang dibutuhkannya. Berikutnya traceroute akan mengirimkan paket dengan nilai TTL yang ditambah satu demi satu sampai host tujuan dicapai. Karena itu traceroute menggunakan port yang tidak dipakai oleh servis lain sehingga paket yang dikirim mendapat respon dan tidak dimakan oleh servis lain yang mungkin ada.</p>
<p>Berikut ini adalah contoh yang lebih kompleks dengan melakukan traceroute ke finland:</p>
<p>% traceroute www.hut.fi<br />
traceroute to info-e.hut.fi (130.233.224.28), 30 hops max, 40-byte packets<br />
1 203.130.216.2 (203.130.216.2) 137 ms 124 ms 137 ms<br />
2 203.130.216.1 (203.130.216.1) 137 ms 124 ms 124 ms<br />
3 192.168.8.49 (192.168.8.49) 137 ms 151 ms 151 ms<br />
4 S12-0-11.kbl.surabaya.telkom.net.id (202.134.3.45) 192 ms 151 ms 151 ms<br />
5 FE0-0-gw3.cibinong.telkom.net.id (202.134.3.134) 164 ms 165 ms 151 ms<br />
6 hssi-gw3.hk.telkom.net.id (202.134.3.1) 673 ms 645 ms 645 ms<br />
7 202.130.129.61 (202.130.129.61) 659 ms 646 ms 659 ms<br />
8 321.ATM5-0-0.XR1.HKG2.ALTER.NET (210.80.3.1) 659 ms 645 ms 659 ms<br />
9 POS1-0-0.TR1.HKG2.Alter.Net (210.80.48.21) 659 ms 632 ms 659 ms<br />
10 284.ATM6-0.IR1.SAC2.Alter.Net (210.80.50.1) 797 ms 823 ms 797 ms<br />
11 POS2-0.IR1.SAC1.ALTER.NET (137.39.31.190) 796 ms 1566 ms 810 ms<br />
12 122.at-6-1-0.TR1.LAX9.ALTER.NET (152.63.10.218) 838 ms 823 ms 824 ms<br />
13 297.at-2-0-0.XR1.SAC1.ALTER.NET (152.63.50.133) 933 ms 824 ms 838 ms<br />
14 185.ATM5-0.BR4.SAC1.ALTER.NET (152.63.52.201) 810 ms 824 ms 851 ms<br />
15 137.39.52.86 (137.39.52.86) 810 ms 1071 ms 810 ms<br />
16 sl-bb21-ana-15-0.sprintlink.net (144.232.1.173) 769 ms (ttl=246!) 796 ms (ttl=246!) 783 ms (ttl=246!)<br />
17 sl-bb20-pen-8-0.sprintlink.net (144.232.18.45) 893 ms 851 ms (ttl=245!) 893 ms<br />
18 sl-bb22-pen-11-0.sprintlink.net (144.232.18.78) 893 ms (ttl=244!) 879 ms (ttl=244!) 879 ms (ttl=244!)<br />
19 sl-bb10-nyc-9-0.sprintlink.net (144.232.7.1) 865 ms 879 ms 879 ms<br />
20 sl-bb10-nyc-10-0.sprintlink.net (144.232.13.158) 879 ms 892 ms 893 ms<br />
21 gblon505-tc-p6-3.ebone.net (195.158.229.46) 865 ms 879 ms 920 ms<br />
22 bebru204-tc-p5-0.ebone.net (195.158.232.42) 961 ms 948 ms 934 ms<br />
23 nlams303-tc-p1-0.ebone.net (195.158.225.86) 962 ms 961 ms 934 ms<br />
24 dedus205-tc-p8-0.ebone.net (213.174.70.133) 934 ms 961 ms 947 ms<br />
25 dkcop204-tb-p3-0.ebone.net (213.174.71.50) 975 ms 975 ms *<br />
26 * * *<br />
27 ne-gw.nordu.net (195.158.226.86) 1002 ms 962 ms 1016 ms<br />
28 hutnet-gw.csc.fi (128.214.248.65) 1027 ms (ttl=238!) 1040 ms (ttl=238!) 1026 ms (ttl=238!)<br />
29 hutnet-gw.hut.fi (193.166.43.253) 1020 ms 1037 ms 1023 ms<br />
30 info-e.hut.fi (130.233.224.28) 1091 ms (ttl=46!) 1027 ms (ttl=46!) 1067 ms (ttl=46!)</p>
<p>Baris pertama hanya menunjukkan apa yang akan dilakukan oleh traceroute yaitu melakukan trace ke host yang bernama info-e.hut.fi dengan maksimum loncatan 30 dan besar paket yang dikirimkan adalah 40 byte.</p>
<p>Hasilnya, paket tersebut melewati 30 router atau 30 kali loncatan. Loncatan yang pertama sampai kelima hanya memakan waktu sekitar 100-200 mili detik adalah loncatan dari komputer penulis ke jaringan milik Telkomnet di Indonesia. Pada loncatan ke enam, waktu yang diperlukan meningkat banyak sekali menjadi sekitar 650 mili detik, ini dikarenakan loncatan tersebut memang jauh, yaitu dari stasiun bumi Telkomnet yang ada di Cibinong ke gateway milik Telkomnet yang ada di Hongkong.</p>
<p>Kadang waktu yang diperlukan meningkat banyak sekali karena jarak yang jauh atau jaringan yang dilewati memang sedang padat. Anda harus mencurigai titik-titik dimana waktu yang diperlukan menjadi besar sekali. Jika hal ini terjadi, anda dapat mengeceknya dengan melakukan ping ke router tersebut beberapa kali untuk melihat apakah paket yang kita kirimkan di drop, atau apakah ada variasi waktu yang besar.</p>
<p>Kemudian pada loncatan ke 16 sampai 18 anda melihat (ttl=246!) di sebelah kolom waktu. Ini adalah indikasi dari trceroute bahwa TTL yang kembali tidak sesuai dengan sewaktu dikirimkan ini menunjukkan adanya asymmetric path, yaitu router yang dilewati paket sewaktu berangkat tidak sesuai dengan router yang dilewati sewaktu paket tersebut kembali. Tetapi hal itu adalah normal.</p>
<p>Tanda asterik pada loncatan ke 25 dan 26 menandakan bahwa traceroute tidak menerima respon dari komputer tersebut, pada loncatan ke 26 kemungkinan dikarenakan router tersebut tidak mengirimkan paket ICMP, sedangkan pada loncatan ke 25 kemungkinan adalah hasil dari paket ICMP yang dikirimkan oleh router tersebut hilang di perjalanan karena suatu sebab.<br />
Dikombinasikan dengan ping, traceroute menjadi alat analisa jaringan yang baik dengan melihat loncatan mana yang memakan waktu yang besar atau paket yang di drop, kita dapat menentukan dimana titik kritisnya. Kemudian dengan melakukan ping pada titik tersebut dan satu titik sebelumnya, kita dapat menemukan masalah yang ada dalam jaringan.</p>
<p>source : <a href="http://www.konsultanlinux.com/article.php?story=2003080316115458">http://www.konsultanlinux.com/article.php?story=2003080316115458</a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/youngtux.wordpress.com/14/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/youngtux.wordpress.com/14/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/youngtux.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/youngtux.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/youngtux.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/youngtux.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/youngtux.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/youngtux.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/youngtux.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/youngtux.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/youngtux.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/youngtux.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/youngtux.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/youngtux.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/youngtux.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/youngtux.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=youngtux.wordpress.com&amp;blog=400311&amp;post=14&amp;subd=youngtux&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://youngtux.wordpress.com/2006/09/12/menganalisa-jaringan-menggunakan-ping-dan-traceroute/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/95fdae931b147540591daf16a26fedf0?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">irpan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Upgrade Kernel Linux versi 2.4 ke versi 2.6</title>
		<link>http://youngtux.wordpress.com/2006/09/12/upgrade-kernel-linux-versi-24-ke-versi-26/</link>
		<comments>http://youngtux.wordpress.com/2006/09/12/upgrade-kernel-linux-versi-24-ke-versi-26/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Sep 2006 03:30:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irpan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tutorials]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://youngtux.wordpress.com/2006/09/12/upgrade-kernel-linux-versi-24-ke-versi-26/</guid>
		<description><![CDATA[Wednesday, July 05 2006 @ 10:28 WIT Contributed by: irvan Views: 181 Meski tutorial melakukan upgrade kernel linux dari versi kernel 2.4 ke versi 2.6 telah banyak yang menulisnya di internet. Namun tetap saja banyak teman-teman yang menemukan kesulitan untuk melakukan upgrade tersebut. Mungkin dikarenakan kendala kemampuan mengartikan tutorial yang kebanyakan ditulis dalam bahasa inggris, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=youngtux.wordpress.com&amp;blog=400311&amp;post=13&amp;subd=youngtux&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Wednesday, July 05 2006 @ 10:28  WIT<br />
Contributed by: <a href="http://www.irvan.or.id/users.php?mode=profile&amp;uid=2" class="storybyline">irvan</a><br />
Views: 181                                  <a href="http://www.irvan.or.id/index.php?topic=Tutorials" rel="category tag"><img src="http://www.irvan.or.id/images/topics/topic_Articles.png" alt="Tutorials" align="right" border="0" /></a>Meski tutorial melakukan upgrade kernel linux dari versi kernel 2.4 ke versi 2.6 telah banyak yang menulisnya di internet. Namun tetap saja banyak teman-teman yang menemukan kesulitan untuk melakukan upgrade tersebut. Mungkin dikarenakan kendala kemampuan mengartikan tutorial yang kebanyakan ditulis dalam bahasa inggris, menyebabkan tidak sedikit dari mereka mengalami error ketika melakukan upgrade kernel.</p>
<p>Untuk itu saya mencoba menulis kembali tutorial ini dengan menggunakan bahasa yang mudah-mudahan dapat dimengerti oleh teman-teman semua, khususnya penghuni milis kelas-linux yang saya motori, serta siswa-siswa kursus yang saya ajari.</p>
<p>Baik lah saya akan coba memulai tutorial ini</p>
<p>Sebelum melakukan kegiatan upgrade, ada beberapa persiapan yang harus dilakukan diantaranya, adalah:</p>
<ol>
<li>Download module-init-tools yang terbaru dari <a href="http://www.kernel.org/pub/linux/utils/kernel/module-init-tools/">http://www.kernel.org/pub/linux/utils/kernel/module-init-tools/</a></li>
<li>Download source code kernel versi 2.6 terbaru dari <a href="http://www.kernel.org/pub/linux/kernel/v2.6/">http://www.kernel.org/pub/linux/kernel/v2.6/</a></li>
</ol>
<p>Untuk apa kita harus mendownload module-init-tools yang terbaru? Mengapa tidak cukup dengan source kernel 2.6 yang terbaru? Toh tujuan kita hanya melakukan upgrade kernel?<br />
Well, perlu diketahui  bahwa kernel versi 2.6 memiliki cara yang berbeda untuk <em>meload</em> modul kernel. Untuk itu diperlukan tool untuk <em>meload</em> modul kernel yang compatible dengan kernel yang baru. Beberapa distro lawas menggunakan module-init-tools versi lama yang belum compatible dengan kernel 2.6. Jika dipaksakan menggunakan module-init-tools bawaan distro tersebut, maka kita akan menemukan kendala ketika system mencoba <em>meload</em> modul kernel. Itulah alasan kenapa kita harus melakukan upgrade module-init-tools jika kita menggunakan distro lawas.</p>
<p>Setelah source module-init-tools yang terbaru telah kita download, ekstrak source module-init-tools tersebut, baca manual instalasinya, compile dan install:<code># tar -jxvf module-init-tools-3.2.tar.bz2<br />
# cd moudule-init-tools-3.2<br />
# ./configure --prefix=/<br />
# make moveold<br />
# make<br />
# make install<br />
# ./generate-modprobe.conf /etc/modprobe.conf<br />
# cp modprobe.devfs /etc<br />
</code></p>
<p>Jika tidak terdapat error, itu artinya kita dapat  melaju ke langkah berikutnya yaitu melakukan upgrade kernel.<br />
Agar source code kernel yang anda download tidak <em>berserakan</em> di berbagai direktori, ada baiknya anda mengcopy source code kernel tersebut ke dalam direktori <code>/usr/src/</code>. Setelah itu anda dapat melanjutkan proses ekstrak kernel, konfigurasi kernel, compile, install dan reboot <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
Berikut langkah-langkah yang dapat anda lakukan.</p>
<p><code>#cp linux-2.6.17.tar.bz /usr/src<br />
#cd /usr/src<br />
#tar -jxvf /usr/src/linux-2.6.17.tar.bz<br />
#ln -s linux-2.6.17 linux<br />
#cd linux<br />
#make allmodconfig </code>(Perintah ini optional jika anda ingin membuat kernel secara generic)<br />
<code>#make menuconfig</code> (Perintah ini optional, jika anda ingin membuat kernel sesuai kebutuhan<br />
<code>#make all module_install install<br />
#reboot</code></p>
<p>Ketika komputer telah restart, pastikan anda memilih kernel terbaru pada menu boot loader.<br />
Demikian saja, tutorial sederhana ini.Cukup mudah kan? <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>source : <a href="http://www.irvan.or.id/article.php?story=upgradekernel">http://www.irvan.or.id/article.php?story=upgradekernel</a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/youngtux.wordpress.com/13/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/youngtux.wordpress.com/13/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/youngtux.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/youngtux.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/youngtux.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/youngtux.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/youngtux.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/youngtux.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/youngtux.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/youngtux.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/youngtux.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/youngtux.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/youngtux.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/youngtux.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/youngtux.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/youngtux.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=youngtux.wordpress.com&amp;blog=400311&amp;post=13&amp;subd=youngtux&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://youngtux.wordpress.com/2006/09/12/upgrade-kernel-linux-versi-24-ke-versi-26/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/95fdae931b147540591daf16a26fedf0?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">irpan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.irvan.or.id/images/topics/topic_Articles.png" medium="image">
			<media:title type="html">Tutorials</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Resize partisi ext3 menggunakan resize2fs</title>
		<link>http://youngtux.wordpress.com/2006/09/12/resize-partisi-ext3-menggunakan-resize2fs/</link>
		<comments>http://youngtux.wordpress.com/2006/09/12/resize-partisi-ext3-menggunakan-resize2fs/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Sep 2006 03:15:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irpan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tutorials]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://youngtux.wordpress.com/2006/09/12/resize-partisi-ext3-menggunakan-resize2fs/</guid>
		<description><![CDATA[Sebelum meresize ukuran partisi, pastikan bahwa partisi yang akan kita resize berada di urutan terakhir dari tabel partisi.misal: [root@station8 ~]# fdisk -l Disk /dev/hda: 41.1 GB, 41110142976 bytes 255 heads, 63 sectors/track, 4998 cylinders Units = cylinders of 16065 * 512 = 8225280 bytes Device Boot Start End Blocks Id System /dev/hda1 * 1 13 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=youngtux.wordpress.com&amp;blog=400311&amp;post=12&amp;subd=youngtux&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="mobile-post">Sebelum meresize ukuran partisi, pastikan bahwa partisi yang akan kita<br />
resize berada di urutan<br />
terakhir dari tabel partisi.misal:<br />
[root@station8 ~]# fdisk -l</p>
<p class="mobile-post">Disk /dev/hda: 41.1 GB, 41110142976 bytes<br />
255 heads, 63 sectors/track, 4998 cylinders<br />
Units = cylinders of 16065 * 512 = 8225280 bytes</p>
<p class="mobile-post">Device Boot      Start         End      Blocks   Id  System<br />
/dev/hda1   *           1          13      104391   83  Linux<br />
/dev/hda2              14         523     4096575   83  Linux<br />
/dev/hda3             524         588      522112+  82  Linux swap<br />
/dev/hda4             589        4998    35423325    5  Extended<br />
/dev/hda5             589         626      305203+  fd  Linux raid autodetect<br />
/dev/hda6             627         664      305203+  fd  Linux raid autodetect<br />
/dev/hda7             665         702      305203+  fd  Linux raid autodetect<br />
/dev/hda8             703         739      297171   8e  Linux LVM<br />
/dev/hda9             740         776      297171   8e  Linux LVM<br />
/dev/hda10            777         813      297171   8e  Linux LVM<br />
/dev/hda11            814         838      200781   83  Linux</p>
<p class="mobile-post">pada kasus ini, yang akan dan bisa di resize hanya partisi terakhir,<br />
yaitu: /dev/hda11<br />
di bawah akan di jelaskan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk meresize.</p>
<p class="mobile-post">1. unmount partisi yang akan di resize<br />
umount /dev/hda11<br />
2. gunakan fdisk untuk mempartisi hard-disk.<br />
fdisk /dev/hda<br />
3. tekan tombol &#8216;d&#8217; (tanpa tanda kutip pada prompt yang tampil)<br />
Command (m for help):   &lt;&lt;&lt;&lt;&lt; tekan tombol &#8216;d&#8217; (tanpa tanda kutip)<br />
4. pilih partisi yang akan dihapus. pada kasus ini nomor partisinya adalah 11<br />
Partition number (1-11):  &lt;&lt;&lt;&lt; masukkan angka &#8217;11&#8242; (tanpa tanda kutip)<br />
5. akan tampil prompt awal. tekan tombol &#8216;n&#8217; (tanpa tanda kutip) untuk<br />
membuat partisi baru.<br />
Command (m for help):   &lt;&lt;&lt;&lt;&lt; tekan tombol &#8216;n&#8217; (tanpa tanda kutip)<br />
6. akan tampil layar baru untuk menentukan awal partisi. tekan tombol<br />
[ENTER] disini.<br />
First cylinder (814-4998, default 814): &lt;&lt;&lt;&lt; gunakan nilai<br />
default, tekan [ENTER]<br />
7. selanjutnya, masukkan besar partisi baru yang kita inginkan.<br />
Last cylinder or +size or +sizeM or +sizeK (814-4998, default<br />
4998): &lt;&lt;&lt; masukkan disini<br />
catatan: untuk besar partisi, bisa kita isi dengan nilai yg<br />
kita inginkan dalam byte,<br />
kilobyte, atau megabyte. misal kita ingin besar<br />
partisi baru adalah 2 GB, maka<br />
masukkan nilai: +2000M (perhatikan tanda &#8216;+&#8217; didepannya).<br />
8. akan tampil layar prompt awal. tekan tombol &#8216;w&#8217; untuk menyimpan<br />
tabel partisi, sekaligus<br />
keluar dari fdisk.<br />
Command (m for help): &lt;&lt;&lt;&lt;&lt; tekan tombol &#8216;w&#8217; disini (tanpa tanda kutip).<br />
9. sekarang, jika sudah selesai proses partisi, kembali ke shell<br />
prompt. ketikkan &#8216;partprobe&#8217;<br />
disini.<br />
[root@station8 ~]# partprobe  &lt;&lt; catatan, lakukan 3-4 kali,<br />
berulang-ulang perintah ini.<br />
10. sebelum melakukan resizing, lakukan e2fsck untuk memeriksa<br />
konsistensi partisi.<br />
[root@station8 ~]# e2fsck -f /dev/hda11<br />
11. setelah itu, ketikkan: resize2fs /dev/hda11<br />
[root@station8 ~]# resize2fs /dev/hda11<br />
12. mount ulang partisi yg baru di resize. misal:<br />
[root@station8 ~]# mount /dev/hda11 /blah<br />
13. proses selesai. periksa pada mount point /blah/, apakah ada file<br />
yg hilang atau tidak.<br />
[root@station8 ~]# ls -lh /blah/<br />
14. cek juga ukuran partisi sekarang, apakah telah berubah atau belum.<br />
[root@station8 ~]# df -h</p>
<p class="mobile-post">source : <a href="http://qeyz.blogspot.com/">http://qeyz.blogspot.com/</a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/youngtux.wordpress.com/12/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/youngtux.wordpress.com/12/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/youngtux.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/youngtux.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/youngtux.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/youngtux.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/youngtux.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/youngtux.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/youngtux.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/youngtux.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/youngtux.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/youngtux.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/youngtux.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/youngtux.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/youngtux.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/youngtux.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=youngtux.wordpress.com&amp;blog=400311&amp;post=12&amp;subd=youngtux&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://youngtux.wordpress.com/2006/09/12/resize-partisi-ext3-menggunakan-resize2fs/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/95fdae931b147540591daf16a26fedf0?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">irpan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Instalasi Java di Ubuntu</title>
		<link>http://youngtux.wordpress.com/2006/09/12/instalasi-java-di-ubuntu/</link>
		<comments>http://youngtux.wordpress.com/2006/09/12/instalasi-java-di-ubuntu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Sep 2006 03:06:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irpan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tutorials]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://youngtux.wordpress.com/2006/09/12/instalasi-java-di-ubuntu/</guid>
		<description><![CDATA[Instalasi Java di Ubuntu Pengirim Andi Darmawan Di IRC (#ubuntu di irc.freenode.net) banyak yang menanyakan bagaimana menginstal Java di Ubuntu, baik itu J2RE atau J2SDK. Disini saya coba memberikan langkah-langkah instalasi Java di Ubuntu dengan bahasa Indonesia. Instalasi JDK Pertama, ambil jdk versi terbaru. Pada saat penulisan ini, versi terbaru adalah jdk-1_5_0_05-linux-i586.bin. Pastikan untuk mengambil [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=youngtux.wordpress.com&amp;blog=400311&amp;post=11&amp;subd=youngtux&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2>Instalasi Java di Ubuntu</h2>
<p>Pengirim <a href="http://belutz.blogspot.com/">Andi Darmawan</a></p>
<p>Di IRC (#ubuntu di irc.freenode.net) banyak yang menanyakan bagaimana menginstal Java di Ubuntu, baik itu J2RE atau J2SDK. Disini saya coba memberikan langkah-langkah instalasi Java di Ubuntu dengan bahasa Indonesia. <img src="http://ubuntulinux.or.id/blog/wp-images/smilies/icon_smile.gif" alt=")" class="wp-smiley" /></p>
<p><strong>Instalasi JDK</strong><br />
Pertama, ambil <a href="http://java.sun.com/j2se/1.5.0/download.jsp">jdk</a> versi terbaru. Pada saat penulisan ini, versi terbaru adalah <em>jdk-1_5_0_05-linux-i586.bin</em>. Pastikan untuk mengambil yang .bin bukan yang .rpm, dan jangan mengambil yang menjadi satu dengan netbeans.<br />
Lalu, dengan menggunakan synaptic atau apt-get atau aptitude, instal paket <em>java-package</em>, paket ini secara otomatis juga akan menginstal paket <em>fakeroot</em> jika belum terinstal. Contoh:</p>
<blockquote><p><code>sudo apt-get install java-package</code></p></blockquote>
<p>Paket <em>java-package</em> berada di repositories multiverse, jadi anda harus menyalakan repositories multiverse dengan cara merubah file <em>/etc/apt/sources.list</em> dan tambahkan 2 baris ini:</p>
<blockquote><p><code>deb http://id.archive.ubuntu.com/ubuntu breezy multiverse<br />
deb-src http://id.archive.ubuntu.com/ubuntu breezy multiverse<br />
</code></p></blockquote>
<p>Setelah merubah file <em>/etc/apt/sources.list</em> lakukan update dengan cara <code>sudo apt-get update</code><br />
Dan setelah menginstal paket <em>java-package</em>, buat paket debian dari file jdk yang sudah diambil dengan cara:</p>
<blockquote><p><code>fakeroot make-jpkg jdk-1_5_0_05-linux-i586.bin</code></p></blockquote>
<p>Catatan: jangan menggunakan <code>sudo</code> ketika mengeksekusi perintah di atas, walaupun akan keluar pesan-pesan kesalahan seperti <em>permission denied</em>.</p>
<p>Hasil dari perintah di atas akan menghasilkan sebuah file yaitu <em>sun-j2sdk1.5_1.5.0+update05_i386.deb</em>. Sekarang file ini sudah bisa diinstal dengan menggunakan dpkg. Contoh:</p>
<blockquote><p><code>sudo dpkg -i sun-j2sdk1.5_1.5.0+update05_i386.deb</code></p></blockquote>
<p>Setelah selesai, untuk mengetes apakah instalasi sudah berhasil atau tidak, ketikkan <code>java -version</code> akan tampil seperti ini:</p>
<blockquote><p><code>java version "1.5.0_05"<br />
Java(TM) 2 Runtime Environment, Standard Edition (build 1.5.0_05-b05)<br />
Java HotSpot(TM) Client VM (build 1.5.0_05-b05, mixed mode, sharing)</code></p></blockquote>
<p><strong>Instalasi JRE</strong><br />
Untuk instalasi JRE hampir mirip dengan instalasi JDK hanya saja yang harus diambil adalah <em>jre-1_5_0_05-linux-i586.bin</em>.<br />
Lakukan instalasi paket <em>java-package</em> dengan:</p>
<blockquote><p><code>sudo apt-get install java-package</code></p></blockquote>
<p>Buat paket debian dari <em>jre-1_5_0_05-linux-i586.bin</em> menjadi <em>sun-j2re1.5_1.5.0+update05_i386.deb</em> dengan cara:</p>
<blockquote><p><code>fakeroot make-jpkg jre-1_5_0_05-linux-i586.bin</code></p></blockquote>
<p>Catatan: jangan menggunakan <code>sudo</code> ketika mengeksekusi perintah di atas, walaupun akan keluar pesan-pesan kesalahan seperti <em>permission denied</em>.</p>
<p>Lalu instal <em>sun-j2re1.5_1.5.0+update05_i386.deb</em> dengan cara:</p>
<blockquote><p><code>sudo dpkg -i sun-j2re1.5_1.5.0+update05_i386.deb</code></p></blockquote>
<p>Untuk mengetes instalasi ketikkan <code>java -version</code> dan akan tampil seperti ini:</p>
<blockquote><p><code>java version "1.5.0_05"<br />
Java(TM) 2 Runtime Environment, Standard Edition (build 1.5.0_05-b05)<br />
Java HotSpot(TM) Client VM (build 1.5.0_05-b05, mixed mode, sharing)</code></p></blockquote>
<p>Catatan:<br />
jika hasil dari <code>java -version</code> tampil seperti ini:</p>
<blockquote><p><code>java version "1.4.2"<br />
gij (GNU libgcj) version 4.0.2 20050808 (prerelease) (Ubuntu 4.0.1-4ubuntu9)</code></p>
<p>Copyright (C) 2005 Free Software Foundation, Inc.<br />
This is free software; see the source for copying conditions.  There is NO<br />
warranty; not even for MERCHANTABILITY or FITNESS FOR A PARTICULAR PURPOSE.</p></blockquote>
<p>Lakukan perintah di bawah ini agar Java dari Sun yang menjadi default:</p>
<blockquote><p><code>sudo update-alternatives --config java</code></p></blockquote>
<p>Ketika anda menjalankan perintah di atas, akan keluar pilihan. Pilih angka yang ada di depan <em>/usr/lib/j2sdk1.5-sun/bin/java</em> atau <em>/usr/lib/j2re1.5-sun/bin/java</em></p>
<p>source : <a href="http://ubuntulinux.or.id/blog/?p=8">http://ubuntulinux.or.id/blog/?p=8 </a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/youngtux.wordpress.com/11/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/youngtux.wordpress.com/11/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/youngtux.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/youngtux.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/youngtux.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/youngtux.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/youngtux.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/youngtux.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/youngtux.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/youngtux.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/youngtux.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/youngtux.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/youngtux.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/youngtux.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/youngtux.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/youngtux.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=youngtux.wordpress.com&amp;blog=400311&amp;post=11&amp;subd=youngtux&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://youngtux.wordpress.com/2006/09/12/instalasi-java-di-ubuntu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/95fdae931b147540591daf16a26fedf0?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">irpan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ubuntulinux.or.id/blog/wp-images/smilies/icon_smile.gif" medium="image">
			<media:title type="html">)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sedikit Keyboard Shortcut</title>
		<link>http://youngtux.wordpress.com/2006/09/12/sedikit-keyboard-shortcut/</link>
		<comments>http://youngtux.wordpress.com/2006/09/12/sedikit-keyboard-shortcut/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Sep 2006 02:55:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irpan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips and Tricks]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://youngtux.wordpress.com/2006/09/12/sedikit-keyboard-shortcut/</guid>
		<description><![CDATA[Artikel berikut membahas sedikit mengenai shortcut keyboard di linux dalam mode terminal: [CTRL]+[ALT]+[F1] &#62; Memulai Text Terminal Pertama [CTRL]+[ALT]+[FN] &#62; Dimana N=F1..F6, artinya Memulai ke N text terminal [CTRL]+[ALT]+[F7] &#62; Memulai ke GUI pertama dengan catatan jika hanya 1 window yang aktif [CTRL]+[ALT]+[FN] &#62; Dimana N=F7..F12, artinya memulai GUI berdasarkan nilai dari N [TAB] &#62; [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=youngtux.wordpress.com&amp;blog=400311&amp;post=10&amp;subd=youngtux&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Artikel berikut membahas sedikit mengenai shortcut keyboard di linux dalam mode terminal:</p>
<p>[CTRL]+[ALT]+[F1] &gt; Memulai Text Terminal Pertama<br />
[CTRL]+[ALT]+[FN] &gt; Dimana N=F1..F6, artinya Memulai ke N text terminal<br />
[CTRL]+[ALT]+[F7] &gt; Memulai ke GUI pertama dengan catatan jika hanya 1 window yang aktif<br />
[CTRL]+[ALT]+[FN] &gt; Dimana N=F7..F12, artinya memulai GUI berdasarkan nilai dari N<br />
[TAB] &gt; AutoComplete Command pada terminal, singkatnya jika kita sedang bekerja pada terminal di linux<br />
[PANAH ATAS] &gt; History dari perintah-perintah yang diketikan sebelumnya oleh user yang bersangkutan<br />
[SHIFT]+[PGUP] &gt; Menggulung 1 layar ke atas pada terminal<br />
[SHIFT]+[PGDOWN] &gt; Menggulung 1 layar ke bawah pada terminal<br />
[CTRL]+[ALT]+[BKSPC] &gt; Menutup X-window bila terjadi crash<br />
[CTRL]+[ALT]+[DEL] &gt; MeReebot /restart sistem komputer yang dilakukan pada mode terminal<br />
[CTRL]+[C] &gt; Membunuh proses yang sedang aktif<br />
[CTRL]+[D] &gt; Keluar dari mode terminal, sama dengan perintah exit / logout, atau disitilahkan mengirim End-OF-File ke<br />
proses yang sedang berjalan<br />
[CTRL]+[Z] &gt; Mengirim proses ke background<br />
[CTRL]+[H] &gt; Mendelete satu karakter, berfungsi sama seperti tombol backspace<br />
[CTRL]+[P] &gt; Mempaste baris sebelumnya<br />
[CTRL]+[F] &gt; Memindahkan kursor Maju satu karakter<br />
[CTRL]+[B] &gt; Memindahkan kursor Mundur satu karakter<br />
[CTRL]+[I] &gt; Membersihkan layar pada terminal, sama seperti perintah clear<br />
[CTRL]+[ALT]+[L] &gt; Mengunci Desktop<br />
[CTRL]+[ALT]+[D] &gt; Menyembunyikan / menampilkan desktop, istilah kerennya show desktop<br />
[ALT]+[PRINTSCREEN] &gt; Mengambil screenshot pada desktop dari window yang aktif dan menyimpannya pada clipboard</p>
<p>SOURCE : <a href="http://www.konsultanlinux.com/article.php?story=20050831154854382">http://www.konsultanlinux.com/article.php?story=20050831154854382</a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/youngtux.wordpress.com/10/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/youngtux.wordpress.com/10/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/youngtux.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/youngtux.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/youngtux.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/youngtux.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/youngtux.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/youngtux.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/youngtux.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/youngtux.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/youngtux.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/youngtux.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/youngtux.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/youngtux.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/youngtux.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/youngtux.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=youngtux.wordpress.com&amp;blog=400311&amp;post=10&amp;subd=youngtux&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://youngtux.wordpress.com/2006/09/12/sedikit-keyboard-shortcut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/95fdae931b147540591daf16a26fedf0?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">irpan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TARBALLS</title>
		<link>http://youngtux.wordpress.com/2006/09/12/tarballs/</link>
		<comments>http://youngtux.wordpress.com/2006/09/12/tarballs/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Sep 2006 02:28:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irpan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tutorials]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://youngtux.wordpress.com/2006/09/12/tarballs/</guid>
		<description><![CDATA[Pengantar Tulisan ini murni saduran bebas dariku dengan bahasa sendiri, pertama-tama tujuan aku membuat tulisan ini hanya sebagai pengingat (kebiasaanku ),karena aku merasa kalo hanya membaca tanpa melakukan hal yang lebih membuat melekat di otak maka itu akan hilang segera. Ttulisan ini selain untuk memudahkan aku untuk mempelajarinya dan tentu juga untuk memaksa aku mengingat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=youngtux.wordpress.com&amp;blog=400311&amp;post=8&amp;subd=youngtux&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pengantar<br />
Tulisan ini murni saduran bebas dariku dengan bahasa sendiri, pertama-tama tujuan aku membuat tulisan ini hanya sebagai pengingat (kebiasaanku <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />  ),karena aku merasa kalo hanya membaca tanpa melakukan hal yang lebih membuat melekat di otak maka itu akan hilang segera. Ttulisan ini selain untuk memudahkan aku untuk mempelajarinya dan tentu juga untuk memaksa aku mengingat dengan mengetikkannya <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . dan ada baiknya juga aku publikasikan .. hehehhe</p>
<p>makasih buat z3r0byt3 atas anjuran e-booknya <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Mengapa menggunakan tarballs bukan RPMs ?</p>
<ul>
<li>RPM (redhat package manager) adalah suatu cara yang digunakan dalam    mendistribusikan packet/software sehingga mudah di install,upgrade,    dan dihapus.</li>
<li>&#8220;Tarballs&#8221; adalah standar pendistribusian packet yang digunakan di        dunia *nix. tarballs adalah file -file yang di &#8216;kompresi&#8217; secara        sederhana yang dapat di baca dan di &#8216;unkompresi&#8217; dengan penggunaan        &#8216;tar&#8217;</li>
</ul>
<p>Melakukan installasi atau upgrade menggunakan &#8216;tar&#8217; biasanya sedikit    lebih menjemukan dibandingkan menggunakan RPM. tetapi mengapa kita    memilih sebaliknya?</p>
<ol>
<li>Tarbal lebih cepat di rilis, Para pengembang pertama kali merilis    suatu software/packet instalasi ataupun upgrade biasanya dalam bentuk    &#8216;tarballs&#8217;, sehingga lebih cepat di rilis dibandingkan RPM yang harus    menunggu relatif lebih lama dikarenakan butuh waktu untuk mengkonversi    paket tersebut ke RPM.</li>
<li>Tarball bisa jadi lebih sesuai dengan keinginan kita, saat RPM    terbaru dirilis oleh pengembang dan vendor, mereka memasukkan semua    pilihan yang bisa jadi tidak diperlukan/dibutuhkan oleh anda.Karena    para pengembang memperuntukkan secara general untuk semua user, yang    berarti memasukkan semua pilihan-pilihan.</li>
<li>Tarball bisa jadi lebih sesuai dengan konfigurasi mesin anda,    Karena biasanya RPM yang di buat didasarkan pada PC standar sehingga    tidak menyesuaikan dengan konfigurasi sistem anda, semisal dengan    processor anda.</li>
</ol>
<p>Perintah umum yang digunakan untuk membongkar file tar.gz</p>
<pre># tar -zxpf y3dips.tar.gz</pre>
<p>-z memberitahukan bahwa arsip tersebut di kompresi dengan gzip utility<br />
-x memberitahukan untuk mengekstark file yang ada pada arsip<br />
-p mengatur permission terhadap file yang telah di ekstrak<br />
-f memberitahukan bahwa argument terakhir adalah nama file</p>
<p>perintah umum pada saat penginstallan paket tar.gz</p>
<pre># ./configure
  # make
  # make install</pre>
<p>./configure akan mengkonfigurasikan software untuk memastikan bahwa    sistem memiliki libraries yang di butuhkan agar kompilasi yang akan    dilakukan dapat berhasil.</p>
<p>make akan mengkompile semua &#8216;source file&#8217; menjadi file binari yang    dapat di eksekusi.</p>
<p>make install akan menginstall file binari dan file pendukung lainnya    ketempat yang telah di tentukan.</p>
<p>selain 3 perintah tersebut maka ada kalanya ditemukan perintah    selanjutnya, yaitu:</p>
<pre># make depend
  # strip
  # chown</pre>
<p>make depend yang akan membangun dan membuat ketergantungan yang    diperlukan terhadap file file lainnya</p>
<p>strip akan mengabaikan semua simbol yang terdapat dalam file-file    objek. Sehingga dapat memperkecil ukuran file binari.akan menambah    kemampuan dari program, dikarenakan sedikitnya baris yang akan    di baca oleh sistem saat mengeksekusi file binari tersebut</p>
<p>chown akan mengatur kepemilikan terhadap file yang akan berhubungan    dengan permission terhadap file (chmod)</p>
<p>PENUTUP</p>
<p>Semoga pembahasan mengenai tarball yang singkat ini dapat memberikan manfaat    khususnya aku yang sedang belajar dan bagi kita semua umumnya, Tulisan    ini ditujukan untuk pembelajaran semata sehingga sangat diharapkan kritik    dan sarannya. Apabila banyak kekurangan pada tulisan ini harap dimaklumi.</p>
<p>REFERENSI</p>
<p>1. [Mourani, Gerhard], &#8221; Securing and optimizing Linux: the ultimate solution&#8221;    Version II ,Open Network Architecture, Inc,06 Oct 2001.</p>
<p>*greetz to:<br />
[echostaff a.k.a moby, the_day, comex ,z3r0byt3 ,netrat] &amp;&amp; puji* anak anak newbie_hacker,$peci@l temen2 seperjuangan</p>
<p>source : <a href="http://www.konsultanlinux.com/article.php?story=20040224154147847"> http://www.konsultanlinux.com/article.php?story=20040224154147847</a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/youngtux.wordpress.com/8/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/youngtux.wordpress.com/8/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/youngtux.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/youngtux.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/youngtux.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/youngtux.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/youngtux.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/youngtux.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/youngtux.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/youngtux.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/youngtux.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/youngtux.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/youngtux.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/youngtux.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/youngtux.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/youngtux.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=youngtux.wordpress.com&amp;blog=400311&amp;post=8&amp;subd=youngtux&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://youngtux.wordpress.com/2006/09/12/tarballs/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/95fdae931b147540591daf16a26fedf0?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">irpan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>wget (tools download pada linux)</title>
		<link>http://youngtux.wordpress.com/2006/09/12/wget-tools-download-pada-linux-2/</link>
		<comments>http://youngtux.wordpress.com/2006/09/12/wget-tools-download-pada-linux-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Sep 2006 02:26:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irpan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tutorials]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://youngtux.wordpress.com/2006/09/12/wget-tools-download-pada-linux-2/</guid>
		<description><![CDATA[wget (tools download pada linux) Contributed by: de^wa  &#124;  Views:1506 WGET (tools download pada linux) by :de^wa e-mail :madi@linuxmail.org Wget pertama kali dirilis pada tahun 1995 oleh Hrvoje Niksic dirlis dibawah lisensi GNU (general public license). Mungkin sudah banyak para pembaca yang mengetahui tentang wget, tapi masih banyak yang yang belum mengetahui opsi-opsi tentang wget, dan belum [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=youngtux.wordpress.com&amp;blog=400311&amp;post=7&amp;subd=youngtux&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span class="storytitle">wget (tools download pada linux)</span><br />
<span class="storyinfo">Contributed by: <a href="http://www.konsultanlinux.com/users.php?mode=profile&amp;uid=119" class="storybyline"> de^wa</a>  |  Views:1506 </span><br />
WGET (tools download pada linux)<br />
by     :de^wa<br />
e-mail :madi@linuxmail.org</p>
<p>Wget pertama kali dirilis pada tahun 1995 oleh Hrvoje Niksic dirlis dibawah lisensi GNU (general public license).<br />
Mungkin sudah banyak para pembaca yang mengetahui tentang wget, tapi masih banyak yang yang belum mengetahui opsi-opsi tentang wget, dan belum memanfaatkan opsi-opsi tersebut secara maksimal.</p>
<p>Keunggulan/Kelebihan yang dimiliki wget :<br />
- Gratis.<br />
- Non interaktif<br />
- Mirorring<br />
- Resume<br />
- Dukungan ekstensi file</p>
<p>Pemakaian umumnya pasti sudah banyak yang mengetahui yaitu : WGET [URL]<br />
Dan untuk menjalan kan dengan opsinya adalah : WGET [OPTIONS] [URL].<br />
Opsi-opsi wget:</p>
<p>#  -t (tries)<br />
dengan opsi -t ini wget akan selalu mencoba apabila koneksi anda terputus-putus biasa nya di ikuti angka sperti wget -t45 [URL]. Maka wget akan mencoba sebanyak 45 kali.</p>
<p>#  -c (continue)<br />
Dengan opsi ini jika download anda terputus di tengah-tengah maka wget akan mendownload dari titik putus, wget tidak akan mendownload dari awal lagi.</p>
<p># -r (recursive)<br />
Opsi -r akan mendownload seluruh isi situs, -r akan membuat wget menelusuri seluruh link. Opsi ini bermanfaat apabila anda membuat mirror sebuah site.</p>
<p>#  -p (page requisite)<br />
Opsi ini akan memerintah kan wget untuk mendownload halaman depan sebuah situs lengkap dengan gambar dan semua yang ada pada halaman depan situs tersebut.</p>
<p>#  -k (converts links)<br />
opsi ini penting digunakan apabila kita membuat mirror sebuah situs agar bisa di browse offline.</p>
<p>#  -A (accept list)<br />
opsi ini biasanya selalu di ikuti dengan nama file yang ingin kita download contohnya:<br />
$ wget -r -A gif,jpg,jpeg [URL]<br />
dengan command diatas maka wget akan mendownload semua file gif, jpg dan jpeg yang terdapat pada suatu site.</p>
<p># -R (reject List)<br />
Opsi -r berbeda dengan opsi -r (recursive). -R adalah kebalikan dari -A. cotoh :<br />
$ wget -r -k -R gif [URL]<br />
wget tidfak akan mendownload file gif tersebut.</p>
<p># -np(no parent)<br />
dengan opsi ini -r tidak akan menelusuri keatasa path. Contoh :<br />
$ wget -r -k -np www.aku-ganteng-lo.com/guanteng<br />
maka wget akan mengambil seluruh file di www.aku-ganteng-lo.com/guanteng tpi tidak mengambil file di section lain.</p>
<p># -nc (no clobber)<br />
opsi ini merupakan kebalikan dari -c (continue). Jika -c mendownload dari titik putus maka untuk -nc mendownload file tanpa mengganggu file yang sudah setengah download.</p>
<p># -o<br />
Opsi -o berguna untuk mendownload file dan disimpan dalam file tertentu contoh:<br />
$ wget-o akuguanteng.txt [URL].</p>
<p>Masih banyak lagi opsi-opsi lain seperti -I, -b, -S -m, -x, -q dan lain lain. Untuk informasi lebih lanjut silahkan baca di manual wget. atau dengan mengetikkan wget &#8211;help</p>
<p>Sumber:<br />
1. MW magazine<br />
2. elektroindonesia magazine</p>
<p>source :  <a href="http://www.konsultanlinux.com/article.php?story=20031228160642401">http://www.konsultanlinux.com/article.php?story=20031228160642401</a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/youngtux.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/youngtux.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/youngtux.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/youngtux.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/youngtux.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/youngtux.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/youngtux.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/youngtux.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/youngtux.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/youngtux.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/youngtux.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/youngtux.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/youngtux.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/youngtux.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/youngtux.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/youngtux.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=youngtux.wordpress.com&amp;blog=400311&amp;post=7&amp;subd=youngtux&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://youngtux.wordpress.com/2006/09/12/wget-tools-download-pada-linux-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/95fdae931b147540591daf16a26fedf0?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">irpan</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
